Selasa, 18 Februari 2020


Pendidikan Anak Berbasis Adab

Mendidik anak usia dini membutuhkan ilmu dan keahlian khusus. Banyak orang tua, guru, sekolah, pondok pesantren dan Lembaga pendidikan gagal dalam pendidikan, karena tidak berlandaskan ilmu dan keahlian dalam pendidikan.

Salah satu hal yang sangat penting dan mendasar dalam pendidikan anak usia dini adalah memberikan pendidikan adab, budi pekerti di awal pembelajaran mereka sebelum mempelajari ilmu-ilmu yang lain.


Imam Malik bin Anas, berkata :

“Dulu ibuku menyuruhku untuk duduk bermajelis dengan Robi’ah Ibnu Abi ‘Abdirrahman -seorang fakih di kota Madinah di masanya-. Ibuku berkata,
تعلم من أدبه قبل علمه

“Pelajarilah adab budi pekerti darinya sebelum mengambil ilmunya.”
[ Siyar : Adz Dzahabi ]

Ada sepuluh (10 ) Pokok Pendidikan Adab Budi Pekerti Untuk Anak :

Bagian Pertama : Adab Budi Pekerti Saat Bertemu Orang Lain.


a.    Tersenyum         :


تبسُّمك في وجْه أخيك صدَقة

Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah

(HR. Tirmidzi Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih At Targhib)

b.   Bersalaman        :

مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلَّا غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَفْتَرِقَا

Tidaklah dua orang muslim yang bertemu lalu berjabat tangan, melainkan dosa keduanya sudah diampuni sebelum mereka berpisah(HR. Abu Dawud no. 5.212 dan at-Tirmidzi no. 2.727, dishahihkan oleh al-Albani)

c.    Mengucapkan Salam  :

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا : أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ   أَيُّ الإِسْلاَمِ خَيْرٌ؟ قَالَ  : تُطْعِمُ الطَّعَامَ، وَتَقْرَأُ السَّلاَمَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash Radhiyallahu anhuma bahwa ada seorang yang bertanya kepada Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Apakah (amal dalam) Islam yang paling baik? Maka Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “(Yaitu) kamu memberi makan (orang yang membutuhkan) dan mengucapkan salam kepada orang (Muslim) yang kamu kenal maupun tidak kamu kenal”

لَا تَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ حَتَّى تُؤْمِنُوا وَلا تُؤْمِنُونَ حَتَّى تَحَابُّوا أَفَلا أَدُلُّكُمْ عَلَى شَيْءٍ إِذَا فَعَلْتُمُوهُ تَحَابَبْتُمْ أَفْشُوا السَّلامَ بَيْنكُم

Kalian tidak akan masuk Surga sampai kalian beriman (dengan benar) dan kalian tidak akan beriman sampai kalian saling mencintai (karena Allâh Azza wa Jalla ). Maukah kalian aku tunjukkan suatu amal yang jika kalian kerjakan maka kalian akan saling mencintai ? Sebarkan salam di antara kamu”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar