Senin, 20 Januari 2020


Ciumlah Anak Anak Kita…..

Suatu hari Nabi shalallahu alaihi wa sallam mencium cucunya Al Hasan bin Ali bin Abi Thalib. Melihat pemandangan ini, Al Aqra' bin Habis at Tamimy berkata : sejatinya aku punya 10 anak, namun tidak seorangpun dari mereka yang pernah aku cium.

Mendengar komentar ganjil ini, Nabi memandang Al Aqra dengan penuh keheranan, lalu beliau bersabda :
من لا يرحم لا يرحم
Orang yg tidak menyayangi tidak akan di sayangi (Allah) Riwayat Bukhari.


Ciuman adalah wujud untuk menunjukkan kasih sayang terhadap anak, karena Allah semata. Sedangkan kasih sayang adalah sebuah kenikmatan yang dirasakan manusia di dunia sehingga tercipta kepedulian, kedamaian dan rasa empati kepada orang lain.

Ciuman juga bentuk pemberian kasih sayang yang bisa mendorong manusia dalam membantu meringankan penderitaan yang dialami manusia lainnya. Tanpa kasih sayang, mungkin manusia akan menjadi sangat individualistis, egois, dan tidak memikirkan kepentingan orang lain.

 Maka kita bisa mengetahui bahwa Islam mengajarkan untuk menyayangi semua manusia di bumi karena manfaatnya yang sangat besar. Contoh yang dilakukan Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam dalam memberikan kasih sayang, seperti:

Menggendong anak di pundak Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam selalu punya cara unik dalam mewujudkan kasih sayangnya pada anak-anak. Seperti Rasulullah pernah menggendong anak dipundak dan mengajaknya naik kendaraan. Rasulullah melakukan itu sebagai bentuk kerendahan hati dan perhatiannya yang sangat besar kepada generasi muda untuk membina kepribadian mereka sekaligus mempererat hubungan mereka dengan nabi sebagai pendidik. Keakraban dibangun sejak dini agar anak-anak suatu saat nanti  mau meneladani Rasulullah. Halnya keluarga akan tercipta keakraban dan kedekatan antara anak dan orangtua maka akan mudah orangtua mendidik anak-anaknya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar