Selasa, 21 Maret 2017

Fiqh Ekonomi Islam

FIQH EKONOMI ISLAM  01

[ HUKUM PEMBATALAN SEWA RUMAH ]

Pertanyaan    :

“Saya mempunyai rumah yang saya sewakan, kemudian pada suatu hari ada seseorang yang datang untuk menyewa rumah saya, kemudian terjadilah akad sewa rumah selama 1 tahun dengan uang sewa sekian. Kemudian beberapa waktu kemudian penyewa tersebut datang, ingin membatalkan sewa rumah selama 1 tahun dan hanya menyewa setengah tahun saja, dengan meminta sebagian uang sewa yang telah diberikan dimuka, bagaimana hukumnya seperti ini ustadz, apakah wajib bagi saya untuk mengembalikan sebagian uang sewa tersebut, jazaakumullah khoiro”.

Jawaban        :

1.    Perlu diketahui jenis-jenis akad muamalah di dalam Islam :
a.    Akad yang mengikat kedua belah pihak.
Dalam akad ini tidak boleh salah satu pihak membatalkan akad tanpa persetujuan dari pihak lain, contohnya adalah akad jual-beli dan akad sewa menyewa.
b.    Akad yang mengikat salah satu pihak saja tapi tidak mengikat pihak yang lain.
Dalam akad ini pihak pertama boleh membatalkan tanpa persetujuan pihak kedua, tapi pihak kedua tidak boleh membatalkan tanpa persetujuan pihak pertama, contohnya akad  gadai.
c.    Akad yang tidak mengikat kedua belah pihak.
Kedua belah pihak boleh membatalkan akadnya tanpa persetujuan pihak lain, contohnya akad titip barang.

2.    Sewa menyewa termasuk jenis akad yang mengikat kedua belah pihak, jadi seandainya pihak penyewa ingin membatalkan atau mengurangi akad sewa yang telah disepakati harus dengan persetujuan pihak pemilik rumah. Jika pemilik rumah rela mengembalikan uang sewanya maka suatu kebaikan yang bernilai pahala di sisi Allah, insya Allah.
Jika pihak pemilik rumah tidak setuju maka boleh baginya untuk tidak mengembalikan uang sewa dan pihak penyewa tidak boleh memaksanya.

3.    Kecuali di dalam rumah tersebut ada cacat yang diketahui oleh pemilik rumah tapi tidak diberitahukan kepada penyewa.

4.     Solusinya pihak penyewa bisa menyewakan sisa waktu kepada orang lain.

5.    Allahu ta’ala a’lam bi showab

sditalfalahcawas.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar